Sabtu, 09 April 2011

: : Ayah : :

Sebuah panggilan yang ingin sekali aku dengar dan itu ditujukan kepadaku..
Entah mengapa dalam keadaan siap ataupun tidak siap aku ingin sekali menikah dalam usia yang muda.. bukan karena hawa nafsu, tapi lebih ingin mengemban tanggung jawab yang baru..
Tapi yaa pengen juga klo pas tiap pulang kerumah ada yang menyambut.. ketika membuka mata juga ada sesosok perempuan yang bersedia memuliakan aku sebagai suaminya dan juga tidak memisahkan makna dari menjadi seorang wanita karir
Karena menurutku, keluargalah karir utamanya,,

Mungkin saat ini aku belum sampai waktunya untuk kedalam tahapan itu..
Karna aku masih mempersiapkan diriku untuk siap menjadi kepala rumah tangga..
Aku tidak punya mimpi menjadi orang yang sukses.. aku lebih suka dengan kehidupan yang sederhana.. lebih tepatnyamungkin aku belom berani menerima ujian hidup dari Allah SWT lewat harta duniawi yang berlebihan..
Mimpiku mungkin terdengar aneh untuk seorang bungsu, anak lain ingin membawa orang tuanya naik haji.. anak lain ingin orang tuanya bangga karena anaknya menjadi seorang yang sukses.. anak lain ingin orang tuanya bangga karena anaknya bisa hidup mandiri..
Bagiku.. mimpiku lebih dari itu.. aku ingin menjadi kepala keluarga yang baik.. yang menjadi idaman bagi keluarga lain.. yang bisa menimbulkan keharmonisan.. yang sederhana.. terlihat biasa untuk skala materi..
Dan aku ingin sekali berucap dalam keadaan yang betul betul nyata “maah.. paaah.. ini cucu kalian... buah hatiku dan istriku.. terima kasih atas kasih sayang yang telah kalian curahkan kepada ade dan mas andy.. kalian yang menuntunku untuk menerima anugrah sebesar ini..”

Buah pikiran ini aku persembahkan kapada mu ibu dan ayahku.. terima kasih untuk semuanya..
Mungkin aku terlalu menyayangi kalian sehingga aku belum mampu mengucapkan kalau “aku sangat mencintai kalian” maaf kan aku juga karena aku hanya menyampaikan perasaanku hanya melalui peluk dan ciumku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar